4 Tokoh Buddhis Terkenal – Para Visioner yang Telah Membantu Buddhisme Modern

Agama Buddha berasal dari India, yang dimulai oleh Siddharta Gautama pada abad ke 5 SM. Sidhharta Gautama terlahir sebagai seorang pangeran, tapi kemudian dia menyadari bahwa semua kemewahan hidupnya hanya akan membawa penderitaan dan meninggalkan semua itu serta pergi hidup bertapa. Akan tetapi, tetap saja dia tidak bisa mencapai penerangan. Akhirnya, Siddharta Gautama mulai mencari cara baru mencapai penerangan. Saat dia duduk di bawah pohon Bodhi sambil bermeditasi, Siddharta Gautama mencapai Penerangan Sempurna dan menjadi Buddha, yang berarti “yang tercerahkan”. Selanjutnya, Ia pun mulai menyebarkan ajarannya tentang cara mencapai Penerangan seperti yang dilakukanNya. Ajaran ini pun lama-kelamaan menjadi agama Buddha.

Sebagai pendiri agamanya, tentunya Buddha Gautama adalah tokoh paling penting dalam Buddhisme, seperti halnya dengan Yesus dalam agama Kristen. Walaupun begitu, agama bukanlah sesuatu yang statis, serta pasti akan berubah seiring waktu. Penganutnya akan terus menafsirkan agama sesuai pandangan masing-masing, dan terus memengaruhi budaya mereka sendiri. Inilah 4 orang tokoh Buddhis yang paling berpengaruh.

Caroline Augusta Foley Rhys Davids

4 Tokoh Buddhis Terkenal – Para Visioner yang Telah Membantu Buddhisme Modern
4 Tokoh Buddhis Terkenal – Para Visioner yang Telah Membantu Buddhisme Modern

Caroline Augusta Foley Rhys Davids merupakan seorang penulis dan penerjemah berwarganegara Inggris. Lahir dengan nama Caroline Augusta Foley pada tahun 1857 di Inggris, dia belajar psikologi, ekonomi, dan filosofi di University College. Akan tetapi, dia paling tertarik pada filosofi India. Hal ini pun menuntunnya untuk mempelajari Buddhisme dan peran wanita dalam agama Buddha. Hasil-hasil karya pertamanya yaitu terjemahan Dhamma Sangani serta terjemahan Therigatha.

Selama bertahun-tahun, Rhys Davids terus menerjemahkan teks-teks bahasa Pali dan menjabat Presiden dari Pali Text Society yang mendedikasikan diri untuk mentranskrip dan menerjemahkan teks-teks agama Buddha berbahasa Pali. Dia adalah salah seorang orang terpelajar yang berhasil menerjemahkan Abhidhamma yang terkenal sulit dan kompleks bahasanya. Dia juga menerjemahkan banyak bagian dari Sutta Pitaka, sehingga literatur agama Buddha pun jadi lebih mudah diakses oleh orang banyak.

Gendun Chopel

4 Tokoh Buddhis Terkenal – Para Visioner yang Telah Membantu Buddhisme Modern
4 Tokoh Buddhis Terkenal – Para Visioner yang Telah Membantu Buddhisme Modern

Gendun Chopel lahir pada tahun 1903 dengan nama Rigdzin Namgyel. Dia dipercaya merupakan reinkarnasi dari seorang lama Biara Dorje Drak, Rigdzin Jigme Sonam Namgyel. Oleh karena itu, Gendun Chopel menghabiskan 10 tahun pertama dalam hidupnya sebagai pertapa dengan penyair yogin Zhabkar Tsokdruk Rangdrol.

Setelah bertahun-tahun belajar di berbagai biara, Gendun Chopel pergi menjelajahi dunia di luar Tibet. Dia berkelana ke seluruh bagian India dan tertarik mempelajari berbagai bahasa, seperti Sanskrit dan Inggris. Gendun Chopel mulai menerbitkan karya-karyanya yang mempertanyakan pandangan Tibet tentang sejarah dan menerjemahkan sebagian Sejarah Tang dari bahasa Mandarin ke bahasa Tibet. Salah satu ambisi terbesarnya yaitu mengenalkan Tibet ke Amerika Serikat dan dunia bagian Barat. Sayangnya, Perang Dunia II mencegahnya pergi ke New York untuk bertemu dengan Theos Bernard dari Universitas Columbia. Meskipun begitu, dia berhasil membantu menerjemahkan salah satu karya tulis sejarah Tibet yang terkenal, “Blue Annals” ke bahasa Inggris. Gendun Chopel juga membantu mengumpulkan materi untuk ensiklopedia peradaban klasik India dan menggambar peta yang menunjukkan perbatasan kuno Tibet. Dia juga mulai menulis “White Annal,” sejarah Tibet populer yang menarik perhatian seorang perwakilan Inggris di Lhasa, tapi Gendun Chopel tidak pernah menyelesaikannya. Dia meninggal dunia pada tahun 1951, tak lama setelah peta Tibet yang digambarnya digunakan oleh Tiongkok untuk mulai menguasai Tibet.

Thich Nhat Hanh

4 Tokoh Buddhis Terkenal – Para Visioner yang Telah Membantu Buddhisme Modern
4 Tokoh Buddhis Terkenal – Para Visioner yang Telah Membantu Buddhisme Modern

Thich Nhat Hanh lahir dengan nama Nguyen Xuan Bao pada tanggal 11 Oktober 1926. Dia terlahir di Vietnam tapi diasingkan pada tahun 1975. Sekarang ini ia tinggal di Plum Village, Prancis Barat Daya.

Thich Nhat Hanh adalah seorang pemimpin spiritual, penulis, penyair, dan aktivis kedamaian. Dia memainkan peranan penting dalam mengenalkan Buddhisme ke Barat dan mendirikan 6 vihara, berlusin-lusin tempat pelatihan, dan lebih dari 1000 komunitas Sangha. Dia dipanggil “Bapak Kesadaran” dan “Dalai Lama Lainnya.” Martin Luther King, Jr. pernah menggambarkan Thich Nhat Hanh sebagai “Rasul kedamaian dan anti kekerasan.” Thich Nhat Hanh melobi melawan Perang Vietnam dan memimpin delegasi Buddhis di Paris Peace Talks tahun 1969. Dia menderita stroke pada bulan November 2014, sebulan setelah ulang tahun ke-88 nya, tapi untungnya berhasil kembali ke Plum Village pada tahun 2016 setelah satu tahun rehabilitasi intensif.

Dalai Lama ke-14

4 Tokoh Buddhis Terkenal – Para Visioner yang Telah Membantu Buddhisme Modern
4 Tokoh Buddhis Terkenal – Para Visioner yang Telah Membantu Buddhisme Modern

Dalai Lama ke-14, atau dikenal hanya “Dalai Lama” bagi kebanyakan orang, sepertinya merupakan tokoh Buddhis paling terkenal yang masih hidup sekarang ini. Lahir pada Juli 1935 sebagai Lhamo Dhondup, dia dikenali sebagai reinkarnasi Dalai Lama pada usia 2 tahun. Pendidikan biaranya dimulai ketika dia berusia 6 tahun. Dalai Lama tinggal dan menjalani pendidikannya di Tibet hingga tahun 1959, ketika dia dipaksa mengungsi menghindari pasukan Tiongkok yang sedang menyerang Tibet.

Dalai Lama, sekarang bernama Tenzin Gyatso, telah berbicara tentang kesulitan yang dialami Tibet dan juga berbagai ajaran agama Buddha pada beberapa kesempatan. Bagi kebanyakan orang Barat, namanya sudah hampir sinonim dengan Buddhisme serta telah meningkatkan pemahaman dan ketertarikan pada Buddhisme. Dia juga telah menyerukan tentang banyaknya isu-isu sosial dan telah bekerja sama dengan pemimpin-pemimpin agama lainnya untuk menciptakan berbagai dialog antar agama.