Candi Batujaya, Lebih Tua dari Candi Borobudur?

Kita semua pernah mendengar tentang Candi Borobudur, yang merupakan candi Buddhis paling besar dan tentunya terkenal di seluruh dunia. Akan tetapi, ternyata Candi Borobudur bukanlah satu-satunya candi Buddhis yang terdapat di negeri kita ini. Mulai dari Candi Mendut, Candi Kalasan, Candi Pawon, dan candi-candi lainnya di Pulau Jawa, hingga candi-candi di pulau lain, misalnya Candi Muara Takus di Jambi, Candi Bahal di Sumatera Utara, dan sebagainya.

Dari sekian banyak candi-candi di Indonesia; baik yang belum ditemukan maupun yang sudah mendunia, adalah Candi Batujaya.

Mengenal Candi Batujaya

Candi Batujaya adalah kompleks candi yang terletak di desa Batujaya, Karawang, Jawa Barat. Kompleks Candi Batujaya luasnya 5 kilometer persegi dan terdiri dari banyak struktur yang disebut hunyur atau unur dalam bahasa Sunda. Unur merupakan gundukan tanah tinggi berisi artifak-artifak, yang hampir sama dengan manapo yang ditemukan pada Candi Muara Jambi.

Kompleks Candi Batujaya sebenarnya sudah lama ditemukan oleh para arkeologis dari Universitas Indonesia, yaitu sejak tahun 1984 silam. Pada saat itu, terdapat laporan penemuan benda-benda purbakala dalam gundukan-gundukan tanah di tengah sawah (inilah unur yang disebut sebelumnya). Pada awal-awal penggalian, ditemukan kira-kira 17 struktur, kemudian lama-kelamaan penemuan terus bertambah. Hingga tahun 2016, sudah ada sebanyak 62 unur dan 51 di antaranya terkonfirmasi memiliki sisa-sisa bangunan. Selain itu, sampai tahun 2014, 4 candi pada situs ini juga telah atau sedang dipugar.

Kompleks Candi Batujaya di tengah-tengah sawah

Akhir-akhir ini, pada bulan April 2019, kompleks percandian Batujaya diberikan status warisan budaya nasional oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Selain itu, dikabarkan juga ada rencana untuk pengajuan kepada UNESCO agar kompleks Candi Batujaya dapat diakui sebagai situs warisan dunia. Jadi, untuk ke depannya, kita bisa nantikan bertambahnya publisitas untuk Candi Batujaya.

Candi Batujaya lebih tua daripada Candi Borobudur?

Penemuan Candi Batujaya sangatlah penting, karena meskipun Jawa Barat adalah lokasi di mana Kerajaan Tarumanegara terletak. Walaupun Kerajaan Tarumanegara adalah kerajaan Hindu-Buddha tertua di Indonesia, sebenarnya situs-situs peninggalan kerajaan tersebut masih sedikit yang ditemukan.

 

Jadi, seberapa tua Candi Batujaya ini? Dengan analisis radiometri karbon 14 pada beberapa artifak yang ditemukan, diperkirakan situs Candi Batujaya usianya paling tua abad ke-2 Masehi dan paling muda abad ke-12 Masehi.

Berdasarkan analisis radiometri karbon 14 pada artefak-artefak peninggalan di candi Blandongan, salah satu situs percandian Batujaya, diketahui bahwa kronologi paling tua berasal dari abad ke-2 Masehi dan yang paling muda berasal dari abad ke-12.

Di samping itu, penelitian awal berdasarkan bentuk tulisan pada beberapa prasasti serta gerabah, hiasan, arca-arca, dan gambar-gambar Buddha juga membantu peneliti dan ahli arkeologi memprediksi usia situs percandian Batujaya, yaitu antara abad ke-5 hingga 6.

Sebagai perbandingan, kebanyakan candi terkenal di Jawa Tengah dibangun pada abad ke-8 pada masa Kerajaan Mataram Kuno. Tidak mengherankan, sebab era Kerajaan Tarumanegara; yang membangun percandian Batujaya, lebih awal daripada Kerajaan Mataram Kuno yang membangun kebanyakan candi Hindu-Buddha di Pulau Jawa.

Berwisata ke Candi Batujaya

Sebenarnya, untuk mencapai situs Candi Batujaya cukup susah, sebab Anda harus menempuh jarak sekitar 43 km arah utara dari Kota Karawang. Selain itu, Anda juga harus mengemudi dengan mobil sendiri atau kendaraan sewa, sebab tidak ada transportasi umum yang mencapai kawasan kompleks candi. Atau Anda juga bisa memanfaatkan jasa angkutan online untuk mengunjungi Candi Batujaya.

Akan tetapi, kesulitan menjangkau situs percandian Batujaya pasti terbayarkan, sebab di sana Anda akan menemukan banyaknya peninggalan sejarah, mulai dari museum hingga beberapa candi yang sudah dipugar, seperti Candi Jiwa, Candi Blandongan, dan Candi Kukus. Bagi Anda yang suka sejarah, pasti akan senang berada di kawasan penuh sejarah bermakna ini.

Pemandangan Candi Jiwa, salah satu candi di kompleks Candi Batujaya, saat matahari terbenam

Untuk mencapai Candi Batujaya dari Kota Karawang, Anda membutuhkan waktu kira-kira 1 jam 15 menit dengan sepeda motor atau mobil. Rutenya yaitu dari Tanjungpura, kemudian Jalan Raya Proklamasi di Rengasdengklok, hingga Jalan Raya Batujaya. Selanjutnya, pilih jalan ke kanan ke Jalan Candi Jiwa.

Karena masih minimnya fasilitas-fasilitas seperti penginapan di sekitar daerah situs Candi Batujaya, disarankan agar datang ke sini pada pagi hari dan kembali ke pusat Kota Karawang untuk menginap. Meskipun begitu, sudah ada rencana pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur fasilitas wisata di dekat kompleks Candi Batujaya, untuk mengakomodasi popularitas candi yang semakin meningkat.

Memang, setelah wabah Covid-19 berakhir, alangkah senangnya jika kita dapat mengunjungi Candi Batujaya, yang merupakan salah satu candi Buddhis tertua di Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa memang benar pengaruh agama Buddha telah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu kala.