Seri Tokoh Buddhis #2 – Jack Kornfield

Cendikiawan Buddhis Jack Kornfield Diundang ke Oprah Winfrey Show

Bagaimanakah membuat zona damai dalam batin? Bagaimana menjadi pribadi berperhatian penuh? Cendekiawan Buddhis asal Amerika Serikat, Jack Kornfield, memberikan penjelasan dasar dan praktik Buddhisme dalam sebuah acara gelar wicara bersama Oprah Winfrey pada bulan Desember tahun 2013.

Berikut ringkasan percakapan mereka :

Oprah (0): Apakah Buddhisme itu? Apakah suatu agama, tradisi, atau suatu jalan?

(J): Buddhisme dimulai dengan ajaran Sang Buddha dan bagi sebagian orang menjadi suatu agama, tentunya agama besar dunia. Tapi di sisi lain, seperti yang dikatakan Dalai Lama, pada intinya Buddhisme adalah sains mengenai pikiran. Artinya ajaran Buddhisme tidak meminta siapa pun untuk menjadi seorang Buddhis atau berubah dengan cara seperti itu.

0: Atau untuk percaya dalam Buddhisme?

J: Atau untuk percaya dalam Buddhisme (Jack menegaskan)

0: Jadi Anda bisa menjadi seorang Kristen sekaligus Buddhis menjadi seorang Yahudi sekaligus Buddhis

J: Tepat. Ya, Anda bisa menjadi seorang Muslim sekaligus Buddhis. Artinya Anda dapat menjadi seorang Kristen atau Yahudi dan menjalankan praktik Buddhis.

“Apakah Dharma itu?” merupakan pertanyaan Oprah selanjutnya yang mengacu pada buku terakhir Kornfield, “Bringing Home the Dharma” (Membawa Dharma ke Rumah). Konrnfield menjelaskan bahwa Dharma secara harfiah berarti “Kebenaran”, juga berarti `Jalan untuk menjadi Sadar”. Kornfield juga menjawab pertanyaan Oprah mengenai peran patung Buddha berkaitan dengan suara-suara yang mengganggu yang berpikir bahwa Buddhisme adalah bentuk pemujaan berhala.

J: Kemunculan patung tersebut setelah 500 tahun (setelah kelahiran Buddhisme — red), dan patung Buddhis pertama diukir menyerupai dewa-dewa Yunani, mereka belajar dari bangsa Yunani, dan hanya sebagai pengingat, sama seperti Anda pergi di gereja Katolik dan melihat patung Bunda Maria, patung itu bukan Bunda Maria, Anda tidak menyembah patungnya, patung itu sebagai pengingat belas kasih dan pengampunan Bunda Maria. Jadi sama persis seperti itu.

Dalam sesi pertama acara tersebut Kornfield juga menjelaskan Kehidupan Sang Buddha yang mengajarkan hasil pencapaian-Nya berupa Pencerahan kepada orang lain.

O:Apa artinya menjalani hidup yang berkesadaran?

J: Menjalani hidup yang berkesadaran berarti berada di sini dalam realitas saat ini, sekarang, yang kita miliki semua, dan mengenali bahwa berbagai pikiran mengenai masa depan yang kita pikirkan, Anda dapat menggunakannya tapi Anda tidak harus mempercayai pikiran tersebut karena belum menjadi kenyataan. Dan pikiran mengenai masa lalu yang telah pergi, Anda dapat belajar dari masa lalu, tapi untuk menjadi sadar adalah hidup di sini sehingga saat Anda bersama dengan orang yang Anda kasihi, Anda benar-benar hadir.

O: Bagaimana cara menjadi sadar di setiap momen?

J: Jalan Berunsur Delapan memiliki jalan yang menyatakan bahwa inilah Perhatian Benar, inilah yang disebut Pencaharian Benar, dimana Anda melakukan pekerjaan Anda dan mengatakan: “Bagaimana saya bisa melakukan pekerjaan ini dengan keberadaan dan belas kasih serta peduli pada diri sendiri dan pada semua orang yang saya sentuh.

Dalam sesi kedua acara gelar wicara tersebut , Jack Kornfield mengisahkan kehidupannya yang berusaha menemukan cara mengatasi rasa takut dan kemarahan dalam kehidupannya sebelum mempelajari Buddhisme. Jack Kornfield menjadi bhikkhu ketika ia ditugaskan di Thailand oleh korps perdamaian . la Berguru pada Y.M. Ajahn Chah dan Y.M. Mahasi Sayadaw dari Birma mengenai latihan berbelas kasih di setiap permasalahan.

Setelah kembali ke Amerika Serikat, Kornfield bersama guru meditasi lainnya Sharon Salzberg dan Joseph Goldstein mendirikan Insight Meditation Society di Massachusetts. Dia juga seorang guru pendiri Spirit Rock Center di California, di mana dia saat ini tinggal dan mengajar. Selama bertahun-tahun, Kornfield mengajar di seluruh dunia, memimpin pertemuan Guru Buddhis Internasional dengan Dalai Lama dan bekerja dengan banyak guru besar.

Ajaran Buddhis dimulai dengan dorongan seperti ini: jangan lupakan keutuhan awal Anda, kebaikan dan keindahan awal Anda. Dan ubahlah diri Anda ke arah yang baik, ubahlah batin Anda ke arah yang baik dengan mengembangkan pengampunan dan belas kasih serta keberadaan yang berperhatian penuh.

0: Bagaimana cara memulai dan membuat batin menjadi sebuah zona damai?

J: Dalam tahun-tahun mengajar untuk orang-orang, apa yang saya temukan adalah bahwa suatu hal yang membantu jika memiliki beberapa waktu setiap harinya di mana Anda secara sengaja mengambil 5, 10, 15, 20 menit hanya untuk bersama dengan diri sendiri dan menenangkan pikiran Anda serta menjaga batin Anda, karena kita begitu terperangkap sehingga kita kehilangan kontak dengan diri kita sendiri. Dan hal tersebut (rnengambil waktu) dapat berupa duduk di luar di alam, atau bisa melakukan beberapa praktik meditasi yang sederhona yang menggunakan kualitas kesadaran penuh kasih pada tubuh Anda.

Dalam perbincangan tersebut, kedua tokoh sepakat bahwa saat seseorang telah membuat zona damai pada dirinya maka akan mempengaruhi orang-orang yang ada di sekitarnya, dan akhirnya jika semua orang membuat zona damai maka dunia pun akan menjadi tempat yang damai. Dalam acara berdurasi bersih sekitar 42 menit tersebut, Kornfield juga mengungkapkan empat langkah untuk menjadi berperhatian penuh atau berkesadaran penuh, yaitu Recognition (pengakuan), Acceptance (penerimaan), lnvestigation (penyelidikan), Nonidentification (berhenti memiliki), keempatnya disingkat menjadi RAIN.

J: Secara sederhana, Recognition (pengakuan), berarti melihat apa yang sedang terjadi. Dengan pengokuan kita keluar dari penyangkalan akan keberadaan sesuatu. Acceptance (penerimaan), berarti mau menerima yang memungkinkan kita untuk tenang dan terbuka terhadap fakta-fakta di depan kita. lnvestigation (penyelidikan), berarti menyelidiki, melihat lebih mendalam mengapa sesuatu hal itu terjadi. Nonidentification, berarti berhenti melabelkan, mencirikan segala sesuatu sebagai “milik saya”, bagian dari saya”.

Penjelasan Jack Kornfield mengenai Buddhisme dan praktiknya nampaknya membuat Oprah Winfrey terkejut. Setidaknya hal tersebut terlihat dari komentarnya pada akun Twitternya “Saya terkejut mempelajari Buddhisme yang lebih merupakan sebuah praktik daripada sebuah kepercayaan.” Apakah Anda juga?.