Seri Tokoh Buddhis #4 – Bhikkhu Jinadhammo Mahathera

Generasi ke-2 Sangha Pertama di Indonesia sejak runtuhnya Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit

Y.M Bhikkhu Jinadhammo Mahathera atau lebih sering disapa “Eyang” saat ini telah berumur 74 tahun, tapi dari sinar matanya masih terpancar semangat tak pantang sirna dalam menyebarkan Buddha Dharma di Negeri Indonesia.

Penulis  mempunyai beberapa pengalaman yang sangat berharga bersama dengan Beliau. Penulis pernah beberapa kali berbincang dengan Beliau, dan tidak perlu diragukan lagi dalamnya pemahaman Dhamma dan Vinaya (Sila yang dijalankan oleh Anggota Sangha) oleh Beliau. Sifat sederhana dan selalu taat dalam Vinaya inilah yang selalu membekas bagi setiap umat yang pernah berjumpa dengan Beliau.

Beliau merupakan sosok anggota Sangha yang sederhana, bersahaja, tenang, penuh cinta kasih dan humoris.

Y.M Bhikkhu Jinadhammo Mahathera telah membimbing banyak Samanera/i yang akhirnya melanjutkan menjadi Anggota Sangha. Dan berkat pengabdian Beliaulah banyak berdiri Vihara dan Pusat-pusat meditasi di seluruh Indonesia.

Ada satu hal yang patut dipuji dari Bhikkhu Jinadhammo Mahathera, dalam pengabdian yang luar biasa dalam bidang Buddha Dharma, Beliau dikenal sebagai sosok yang tidak terikat kepada sekterian dalam pengertian yang sempit. Meski tercatat sebagai salah satu senior di Sangha Agung Indonesia, Beliau juga merupakan penasehat dari Cetiya Maha Sampatti dan Vihara Maha Sampatti yang merupakan vihara di bawah naungan Sangha Theravada Indonesia. Beliau juga kerap memberi ceramah dan menghadiri perayaan hari besar Agama Buddha di Vihara-vihara Mahayana.

Dalam usia yang makin menua, Bhikkhu Jinadhammo masih terus giat membabarkan Buddha Dharma di berbagai pelosok daerah.

Tahukah Anda, dalam kesehariannya Bhikkhu Jinadhammo selalu dikunjungi umat yang mengalami dukha, bermasalah, dari muda sampai tua, dari yang minta berkah sampai yang meminta uang. Mungkin karena orang kurang mampu dan juga ada yang meminta uang karena malas bekerja. Dapat dibayangkan bagaimana kehidupan seorang Bhikkhu?

>>> Baca Selanjutnya : Masa Kecil Yang Sederhana