Jalan Mulia Berunsur Delapan

Setelah mencapai Penerangan Sempurna, salah satu ajaran pertama yang dibabarkan Sang Buddha adalah Jalan Mulia Berunsur Delapan atau Roda Dharma. Konsep Jalan Mulia Berunsur Delapan digambarkan sebagai roda besar yang berjari-jari delapan. Semua jari-jari tersebut lalu bersatu di tengah-tengah roda Dharma, masing-masingnya mewakili ajaran dan praktik yang akhirnya akan menuntun kita menuju satu tujuan, yaitu pencapaian Nirvana, sehingga penderitaan dapat diakhiri. Delapan ajaran utama ini yaitu sebagai berikut:

Pengertian Benar (Samma Ditthi)

Kita harus mencoba memandang dunia dengan mata yang sama seperti Sang Buddha, yaitu dengan penuh kasih sayang dan kebijaksanaan.

Pikiran Benar (Samma Sankappa)

Dalam hidup, kita harus ingat bahwa setiap pemikiran dapat memengaruhi kesejahteraan kita. Kita mesti melatih pikiran untuk tetap jernih dan mencegah munculnya pikiran jahat agar dapat membangun karakter yang kuat dan teguh.

Ucapan Benar (Samma Vaca)

Dalam berkata-kata, kita mesti berucap dengan penuh kasih sayang dan cinta kasih terhadap seluruh makhluk hidup. Kita harus berkomunikasi dengan makhluk hidup lain dengan penuh rasa hormat dan kepercayaan, tanpa peduli posisi maupun kondisi mereka.

Perbuatan Benar (Samma Kammanta)

Setiap hari kita mesti bertindak dengan integritas tinggi. Perbuatan kita harus mencerminkan perilaku baik dan berkarakter serta dengan niat yang baik pula.

Matapencaharian Benar (Samma Ajiva)

Kita mesti memilih profesi atau pekerjaan yang bermanfaat bagi orang lain, bukannya membawa penderitaan. Kita harus menghindari hal-hal yang tidak berguna bagi masyarakat.

Usaha Benar (Samma Vayama)

Kita mesti berusaha dengan tekun dan sungguh-sungguh setiap hari serta memberikan yang terbaik dalam segala hal yang berusaha kita capai.

Perhatian Benar (Samma Sati)

Kita harus membiasakan diri untuk sadar akan semua pikiran, perkataan, serta perbuatan kita setiap saat.

Konsentrasi Benar (Samma Samadhi)

Kita mesti memusatkan seluruh perhatian kita hanya pada satu hal pada satu waktu, dengan begitu kita dapat memberikan konsentrasi penuh pada apapun yang kita lakukan.

Jika kita berlatih diri dengan berpedoman pada Jalan Mulia Berunsur Delapan, suatu hari kita pun dapat mendapatkan kebahagiaan abadi serta menghapus penderitaan seperti halnya Sang Buddha.

“Seberapa banyak pun paritta yang kamu baca, seberapa banyak yang kamu lafalkan, apa gunanya jika kamu tidak melaksanakannya?” – Sang Buddha.