Menjelajahi Hutan Belantara

Bentuk-bentuk Mental

Proses mempersepsikan yang terjadi pada manusia tampaknya mirip dengan algoritma pencarian Google, kemudian hasilnya adalah informasi dan link yang dianggap sesuai dan cocok. Hasil ini yang disebut sebagai bentuk-bentuk mental dalam konteks proses pikiran. Pertanyaan krusialnya adalah apakah informasi rating tertinggi dari Google selalu mencerminkan kebenaran? Apakah bentuk-bentuk mental yang muncul selalu mencerminkan kenyataan sesungguhnya?

Tak pelak lagi, zaman ini kita dikepung oleh media informasi, bahkan hanya dalam ukuran detik saja, seluruh dunia seolah-olah hadir di hadapan kita. Peran media dalam membentuk opini publik sangatlah dominan. Apakah kita punya waktu untuk berhenti dan melihat kembali apakah persepsi atau opini yang terbentuk ini merupakan hasil penggiringan media massa? Apakah kita masih bisa bersikap non partisan?

Pembentukan opini akan meninggalkan jejak dalam gudang kesadaran, di kemudian hari akan muncul kembali ketika menerima stimulasi dari panca indra. Oleh karena itu, kita wajib bertanya kembali kepada diri sendiri apakah opini tersebut mencerminkan kenyataan? Apakah opini tersebut mencerminkan nondiskriminasi? Inilah cara seseorang untuk menantang opini pribadinya sendiri. Jika tidak demikian, maka kita akan terjebak dalam siklus kekeliruan yang alih-alih menjadi sumber derita berkepanjangan.

Menjelajahi Hutan Belantara
Menjelajahi Hutan Belantara

Anda bisa bayangkan sendiri ketika proses pemilihan presiden dulu, renungkanlah kembali, kita akan tercenggang bahwa media seperti televisi, website, radio ternyata memberi pengaruh besar pada pasangan jagoan kita. Media akan terus mempengaruhi hidup kita selama kita terus anteng di depan boks yang bernama televisi itu, memasang telinga di radio, dan memasang mata di depan layar komputer maupun smartphone.

Berhati-hatilah jika sedang menonton televisi, jika kita tidak berhati-hati maka yang masuk ke dalam gudang kesadarang kita adalah persepsi keliru berupa racun-racun mental seperti diskriminasi, putus asa, kekecewaan, kebencian, dan sebagainya. Ada kalanya kita perlu mengistirahatkan panca indra kita tanpa harus membaca berita terbaru, kita tidak perlu menjadi yang terdepan dalam update berita, sebagaimana yang selalu disebutkan oleh Master Zen Thich Nhat Hanh, “Moderation is the key”.

lanjut —>