Ramuan Sehat Menjadi Bahagia

Oleh: Bhikkhu Thitavamso Thera ,

SekWil SAGIN Sumatera Utara dan Aceh

=======================================

Namo Tassa Bhagavato Arahato Sammasambuddhassa

Bahagia merupakan dambaan bagi semua makhluk tak terkecuali, tetapi cara menempuh demi mendapatkan kebaha­gi­aan tentu setiap makhluk memiliki ber­macam cara, begitu juga dengan diri kita yang mungkin mendefenisikan tentang kebehagiaan memiliki penafsiran yang berbeda-beda. Tidak sedikit pula orang mengatakan kebahagiaan itu ketika apa yang diinginkan terpenuhi, banyak harta benda yang berlimpah ruah, tetapi kenya­taanya banyak juga orang yang memiliki harta sangat berlimpah tidak memiliki rasa bahagia, tetapi juga banyak orang yang memiliki harta sekaligus memiliki kebahagiaan.

Sesungguhnya bukanlah harta materi atau tidak punya harta materi yang me­nen­tukan kebahagiaan, tetapi ketika sese­orang merasa damai tenang dan mampu tidak melekat dengan apa yang ada itulah kebahagiaan yang sesungguhnya. Tetapi jalan menuju tanpa kemelekatan ini ti­daklah semudah membalikan telapa ta­ngan, oleh karena itu kita harus mengeta­hui ramuan-ramuan yang tepat agar kita memiliki jalan yang tepat pula untuk men­dapatkan kebahagiaan yang sesungguh­nya.

Untuk mendapatakan kebahagiaan itu juga harus memiliki perjuangan dan ra­muan yang tepat dalam menjalankannya. Perta­ma-tama kita harus memiliki keku­atan, Buddha telah mengatakan ada lima ramuan kekuatan yang harus dijalankan jika kita ingin memiliki kebahagiaan yang telah dije­laskan didalam kotbah tentang kekuatan “Balasutta”. yaitu: “saddhaba­lam, viriyaba­lam, satibalam, samadhiba­lam, pannaba­lam. kekuatan keyakinan, kekuatan sema­ngat, kekuatan kesadaran, kekuatan kon­sentrasi, kekuatan kebijak­sa­naan”.

Telah diterangkan apakah itu kekuatan keyakinan. memiliki keyakinan kepada yang Maha Suci, yang telah sempurna, pengetahu segenap alam, pembimbing ma­nusia yang tiada taranya, guru para deva dan manusia, dengan memiliki ke­yakinan seperti demikian maka kita telah ditunjukan jalan tentang kebenaran dari keyakinan kita.

Yang kedua kekuatan ten­tang semangat. Yaitu; semangat menghin­dari “Akusalakamma” perbuatan yang ti­dak baik. Dan bersemangat untuk berbuat baik “Kusalakamma”, tekun teguh tidak mudah patah semangat dan selalu mem­perhatikan ke hal-hal yang baik “Kusala­dhamma”. inilah kekuatan dari semangat.

Selanjutnya kita harus memiliki kesa­daran yang baik, yaitu, kesadaran me­ng­ingat tindakan yang pernah diperbuat dan yang telah diperbuat, mengingat perka­taan yang pernah diucapkan dan yang te­lah dibicarakan masih diingat, inilah me­rupakan kekuatan kesadaran itu. Yang ke empat yaitu memiliki konsentrasi yang baik terhadap satu titik hingga tercapainya ketenangan.

Dan yang terakhir yaitu, me­miliki kebijaksanaan yang baik, yang mam­pu bisa mengingat akan muncul dan lenyapnya segala sesuatu, dengan demiki­an kita bisa memilih dan memilah dengan baik. Inilah kekuatan dari kebijaksanaan.

Dengan kelima cara ini jika kita padu­kan satu sama yang lainya maka inilah se­sungguhnya resep atau ramuan yang terbaik menuju kebahagiaan yang kita dambakan. Sebab ini merupakan jalan menuju kebahagiaan sejati.

Sabbe satta bhavantu sukhit¬atta. Semoga semua makhluk turut berba­hagia.

Artikel ini telah terbit di Harian Analisa pada Kamis, 27 September 2018