Tanya Jawab dengan Suhu Xian Bing dengan Tema Kesuksesan Hidup

5. Apakah bagi seorang yang terlahir cacat, maka kesuksesan sudah tidak berpihak padanya?

Kesuksesan adalah lebih kepada kondisi batin yang menang, menang atas segala hambatan. Karenanya, dengan mengembangkan keenam paramita (kesempurnaan mental) tersebut, tidak ada kemungkinan yang tertutup baginya untuk sukses.

Jangankan kesuksesan relatif, kesuksesan mutlak Spiritual pun mungkin ia capai. Sebab, dalam ajaran Buddha, makhluk dari 4 alam menderita di bawah manusia saja masih dipastikan mampu mencapai kesuksesan sempurna, KeBuddhaan, apalagi yang telah mampu terlahir sebagai manusia, asal ada kemauan, pasti ada jalan. Karenanya, Buddha Dharma disebut juga sebagai Ajaran Pembebas. Pembebas dari apa? Pembebas dari pembelenggu terkuat, belenggu mental (mental block).

6. Mengapa di dunia ini kesenjangan sosial begitu tinggi (terdapat orang yang sangat miskin dan sangat kaya) dan bagaimana cara kita memperbaiki itu semua?

Karena, hukum alam bekerja sesuai kecenderungan. Mereka yang punya tumpukan banyak karma baik pada kelahiran lampau, cenderung mengembangkan akan kualitas positif dirinya hingga menjadi bahagia, dan cenderung terus mengembangkan kebahagiaannya. Demikian pula, mereka yang punya tumpukan banyak karma buruk akan cenderung mengikuti arus batin yang cenderung negatif sehingga mengarahkan dirinya pada kondisi yang semakin buruk, kecuali benar-benar mau banting setir dan berubah.

Langkah utama cara memperbaiki adalah dengan menyadari, tidak ada yang bisa diubah selain diri kita, sumber semua masalah dan solusi ada pada diri sendiri, sehingga kita tidak perlu menghabiskan waktu untk menyalahkan kondisi, ketidakadilan negara, dan sebagainya.

Sadari hukum alam bahwa, tanam benih semak duri akan menuai duri, tanam benih buah akan menuai buah. Segera hentikan menanam benih penderitaan, tanam benih kebahagiaan tanpa menunggu lagi.

7. Apakah kesuksesan sepenuhnya merupakan buah dari karma masa lampau kita?

Karma bukan takdir, karma bukan nasib. Nasib dan takdir yang tak terubahkan adalah kesalahpahaman atas konsep hukum karma.

Karma adalah hukum timbal balik, seperti gema yang terpantul sesuai suara yang diserukan, seperti buah dari benih yang ditanam. Karenanya karma selalu dapat diubah. Kesuksesan tidaklah sepenuhnya tergantung pada karma lampau. Karena karma selalu berubah tiap detik, setiap yang kita lakukan di saat ini, bahkan yang kita pikirkan di saat ini akan memengaruhi tabungan karma lampau. Jadi, mari terus berupaya tanpa henti dan tanpa lelah, karena kita yakin bahwa tidak ada takdir dan nasib yang tak terubahkan, hanya perlu proses dan waktu saja.

Tanya Jawab dengan Suhu Xian Bing dengan Tema Kesuksesan Hidup
Tanya Jawab dengan Suhu Xian Bing dengan Tema Kesuksesan Hidup

8. Jika seseorang telah sukses, bagaimana seharusnya orang tersebut menjalani kehidupannya?

Setelah mencapai tujuannya, pertama-tama, ia perlu segera merenungkan dan membalas budi semua pihak yang telah membantunya memperoleh kesuksesan, termasuk pada para lawan dan penghambat selama ini.

Mengapa? Karena, tanpa tekanan dari lawan-lawan dan pesaing-pesaing selama ini, ia belum tentu akan sedemikian bersemangat dalam menggapai kesuksesan. Jadi, pesaing sebenarnya merupakan sahabat yang mendukung kita dengan cara yang seolah menjatuhkan.

Kemudian, haruslah menjaga dan meningkatkan kinerja selama ini, jangan terbuai dan lengah sehingga melemahkan kontrol atas efisiensi kerja. Dan tak lupa, ia perlu melakukan re-investasi sebagian kesuksesan demi kebahagiaan sesama, agar karma baik dari memberi manfaat kepada sesama, dapat turut menjadi penjaga terkuat, penjamin teraman bagi langgengnya kesuksesan hidup. Hingga akhirnya, ia perlu mengarahkan tukuan berikutnya pada pencapaian Kesuksesan Mutlak, Pencapaian KeBuddhaan.

9. Kesuksesan tertinggi apakah yang seharusnya kita capai?

Kesuksesan tertinggi adalah pencapaian KeBuddhaan. Karena bila Anda berhasil mencapai KeBuddhaan, berarti Anda telah sukses di semua bidang kehidupan. Mempelajari Jataka, kisah-kisah ketika Buddha Sakyamuni masih sebagai Bodhisattva yang menyempurnakan ParamitaNya,ia sudah berkali-kali sukses secara harta dan kekuasaan yang digunakan sepenuhnya untuk memberi manfaat pada semua makhluk. Karenanya, mari kita meneladaniNya agar dapat terbebas dari semua penderitaan, dan membebaskan semua makhluk dari penderitaan, mengecap kebahagiaan tertinggi nan abadi. Nirvana.

Secara sederhana, selama Anda berjuang bagi pencapaian kesuksesan duniawi, iringilah dengan Buddhasmarti (melafalkan nama Buddha) dalam hati: Namo Amitabha, agar setelah kelahiran ini Anda dapat melanjutkan pencapaian kesuksesan Tertinggi dengan kondisi yang lebih kondusif, di Tanah Murni Sukhavati.

 

Sumber: Majalah Swara Dhammasena Edisi Pertama