Vihara Buddhis Satu-satunya di Uni Emirat Arab

Terletak di sebuah villa di kawasan pinggiran kota Dubai, Vihara Mahamevnawa merupakan satu-satunya vihara Buddhis di Uni Emirat Arab, yang sejak tahun 2009 telah menjadi tempat berkumpul bagi populasi Buddhis negara tersebut yang semakin berkembang; sekarang diperkirakan terdapat setengah juta umat Buddhis di sana.

Vihara Buddhis Mahamevnawa berlokasi di lingkungan Jumeirah yang ramai, dan dianggap sebagai oasis ketenangan di tengah-tengah sibuknya kehidupan kota di luar pintunya. Vihara ini juga berfungsi sebagai tempat berlindung dan berdoa bagi umat Buddhis di Arab.

“Saya bekerja sebagai surveyor kuantitas, yang membuat saya sangat stress,” kata Sasika Ranasinghe, seorang warga Sri Lanka berusia 34 tahun yang sedang berkunjung ke vihara di negara tetangga Abu Dhabi ini. “Sangatlah bagus untuk membangun vihara seperti ini untuk melepaskan stress. Batin kita bisa terpolusi oleh kegiatan sehari-hari yang membuat stress, sehingga kita jadi mudah marah. Jadi, saya datang kemari untuk membersihkan pikiran.”

Data demografis UEA sifatnya dinamis, karena banyaknya komunitas imigran di negara tersebut, yang terdiri dari sebagian besar penduduk UEA. Islam adalah agama resminya, dengan 76,9 persen dari populasi yang mengaku sebagai Muslim, menurut data sensus resmi pada tahun 2005. UEA memiliki populasi kira-kira sebanyak 9.54 juta orang pada tahun 2018, sebanyak 88,5 persen di antaranya merupakan imigran dari negara lain, dengan hanya sekitar 11,5 persen saja yang merupakan penduduk asli.

Di antara banyaknya agama yang dianut para imigran, agama Kristen memiliki banyak umat sekitar 12,6 persen, agama Hindu 6,6 persen, dan agama Buddha sebanyak 2 persen, sementara sisanya adalah agama-agama lain.

Vihara Mahamevnawa merupakan bagian dari organisasi berbasis Sri Lanka, yang didirikan tahun 1999 oleh Y.M. Kiribathgoda Gnanananda Thero dengan tujuan untuk membagikan ajaran Sang Buddha kepada semua makhluk. Selain vihara utama di Polgahawela dan 40 cabang di seluruh Sri Lanka, organisasi ini juga mengontrol pembangunan vihara-vihara di seluruh dunia, seperti di Australia, Kanada, Jerman, India, Italia, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Inggris, dan Amerika Serikat.

Umat Buddhis di UEA kebanyakan adalah imigran dari negara-negara Asia yang warganya kebanyakan penganut agama Buddha, seperti Tiongkok, Nepal, Sri Lanka, Thailand, dan Vietnam, serta sebagian kecil insinyur, direktur perusahaan, dan manajer dari negara-negara seperti Tiongkok (termasuk Hong Kong), Jepang, Singapura, Korea Selatan, dan Taiwan.

Vihara di Dubai ini dibuka setiap hari, tetapi lebih ramai pada hari Jumat; ketika ribuan orang dari seluruh Uni Emirat Arab datang ke sini untuk bermeditasi, mendengarkan Dharma, dan berdana. Para pengunjung Buddhis memberikan dana makanan kepada dua orang bhikkhu yang menetap di sana, sementara biaya operasi vihara sepenuhnya dibiayai dari donasi pribadi.

“Kami berada jauh dari keluarga, dan di sini lah tempat satu-satunya yang bisa menahan rasa rindu kami,” kata Sam Edirisinge, seorang umat Buddhis Sri Lanka yang telah rutin datang ke vihara ini sejak hari pembukaannya.

Untuk menjalankan vihara sehari-hari, para bhikkhu bergantian berkunjung ke UEA untuk mengadakan puja serta memberikan khotbah Dharma. Pendiri organisasi Y.M. Gnanananda juga secara rutin berkunjung agar tetap terhubung dengan komunitas Buddhis lokal.

“Saya selalu terkagum dan senang dengan sambutan yang selalu saya terima kapanpun saya datang ke UEA. Sangatlah membuat semangat untuk melihat ratusan kewarganegaraan serta banyaknya kepercayaan dan agama tidak hanya hidup berdampingan, tapi juga tumbuh dan berkembang di sini,” kata Y.M. Gnanananda. “Sekarang bisa kita lihat perkembangan pesat di negara ini adalah karena kita menerima semua agama dan keyakinan yang berbeda. UEA telah memilih untuk menyambut dan bersukacita atas perbedaan, daripada berpandangan sempit dan menolaknya. UEA telah membuka hatinya kepada kita, dan oleh karena itu saya selamanya berhutang budi dengan negara ini.”

Vihara Buddhis Satu-satunya di Uni Emirat Arab
Vihara Buddhis Satu-satunya di Uni Emirat Arab

Begitu populernya vihara ini, sampai-sampai dibutuhkan tempat yang lebih luas untuk menampung semua pengunjung, dan telah ada perbincangan dengan pemerintah emirat untuk membangun vihara yang lebih luas, dengan beberapa pendirinya menyatakan ambisi untuk membangun vihara Buddhis terbesar di seluruh dunia, dengan kapasitas untuk menampung 10.000 orang.

“Terdapat sekitar 150.000 umat Buddhis yang tinggal di UEA, dan kami telah mendapat penerimaan di sini. Saya benar-benar merasa UEA menganggap toleransi sebagai hal yang serius – mulai dari pemimpin negara, sampai ke semua penduduknya,” kata Rubesh Pillai, seorang sukarelawan yang mengatur perawtan Vihara Mahamevnawa. “Mari kita tidak saling berbohong, dan juga tidak saling membenci. Janganlah mendoakan hal-hal buruk pada orang lain, baik karena amarah maupun niat jahat. Seperti halnya seorang ibu yang akan mengorbankan diri untuk melindungi anak satu-satunya, begitulah kita mesti mengembangkan cinta kasih universal.”

Mari kita saksikan video dokumentasi berikut :